Sabtu, 16 Januari 2016

New Home New Life

Hi long time not writing here

Now I am in the new home.We were leaving out little boarding room on 10 January 2015 and this feels like a new life. I mean so many new this year. Am staying in a different atmosphere, and not taking long time later, am going to be mom.

Dont you feel it is too overwhelming sometime? Yes indeed. But I just dont allow myself to complaint about these. So many people want to live my life. They want to stay at their own home and they want to have a kid, and being parent. Yes, I want to do that too.

But am afraid am trapped in a world cycle. Born-School-Work-Married-Having Kids-Raising Kids-Die.
No, life shouldnt be like this rite.

Am just dont find the clue.

Really.

This is too overwhelming.

Jumat, 21 Agustus 2015

Hello Little Me 10 Weeks : Pre-Mom

Hi there, how are you?

Waktu-waktu terakhir sedikit sulit untuk menemukan teman berbagi pembicaraan. Dan kebetulan hidup sedikit tampak lebih serius karena you know what I AM PREGNANT dan minggu ini semestinya sudah masuk minggu ke-10. Dan dalam 30 minggu kedepan, aku sudah akan menjadi Ibu.

Sebuah gelar yang rasanya , bahkan sebulan yang lalu, rasanya masih terlalu berat untuk disebutkan didepan namaku. Hehe. I know I am going to be 30. But..Ibu, adalah sebuah titipan Maha Besar yang aku bahkan takkan menyangka Dia akan menitipkan titipan seBESAR itu kepadaku, dan kepada suamiku. Of course.

Kira-kira pertimbangannya apa ya sampai Dia berminat menitipkan amanat itu pada kami? Padahal you know..kami bukanlah orang yang bisa dibilang punya kehidupan normal. Suamiku kadang bekerja hingga larut, dan kadang menginap. No, not for money for God..dia melakukannya karena dia mencintai yang dia lakukan, dan itu penting bagiku.

Dan aku, tampaknya masih terlalu lincah untuk menjadi Ibu. Mmmm..with all rolling minds yang kadang aku sendiri tidak dapat mengendalikan, dengan imajinasi yang terlalu kemana-mana dan tingkahku yang dicap aneh, rasanya masih berat menyandang level Ibu. Oh God. Really?

Bukan aku keberatan loh, aku sangat amat senang, yah kamu tahu kan bagaimana rasanya dititipi sesuatu yang tidak kamu sangka?

Tapi, aku berpikir mungkin Tuhan sengaja melakukannya agar kami , terutama aku, pada akhirnya akan berubah. Dan aku yakin Dia yang akan merubah aku. Menjadi orang yang lebih baik dan lebih punya tujuan.

Kalau dipikir-pikir, agak ngeri juga sih. Hehehe.

Dititipi barang aja serem, apalagi ANAK.

OMG

Really?

Aku masih belum percaya.